Plastik geomembrane ternyata memiliki jenis yang beragam. Masing-masing jenis mempunyai fungsi dan karakteristik yang berbeda. Bagi sebagian pembeli, mungkin plastik HDPE geomembrane yang lebih sering terdengar.
Jika ditelusuri lebih lanjut, masih ada jenis geomembran lain yang dapat dijumpai di pasaran. Pembeli yang sudah mengetahui karakteristik dan fungsi masing-masing jenis geomembran tidak akan kesulitan memilih material.
Jenis-Jenis Plastik Geomembrane
Berikut ini terdapat informasi mengenai jenis-jenis plastik geomembrane yang beredar di pasaran. Mulai dari fleksibel polipropilena, high density polyethylene, hingga chlorosulfonated polyethylene.
1. Fleksibel Polipropilena
Geomembran jenis ini terbuat dari bahan dasar resin yang dipolimerisasi bersama karet jenis sintetis, seperti etilena-propilena. Kombinasi bahan-bahan tersebut menghasilkan material yang lentur, kuat, dan tahan terhadap zat kimia.
Fleksibel Polipropilena mempunyai daya tahan yang baik terhadap sinar UV dan ozon. Oleh sebab itu, material ini tidak akan mudah rusak meski digunakan di area terbuka dalam jangka waktu lama. Jenis geomembran ini biasa digunakan untuk pabrik, bukan tambak.
2. Ethyl Vinyl Acetate (EVA)
Ethyl Vinyl Acetate terbuat dari campuran etilena dan vinil asetat yang memberikan sifat elastis dan ketahanan luar biasa. Berbeda dengan polietilen murni, material ini memiliki fleksibilitas yang lebih baik.
Geomembran EVA dikenal memiliki kualitas 3 kali lebih baik dibandingkan dengan LLDPE. EVA mempunyai ketahanan kimia dan suhu yang cukup baik sehingga cocok diaplikasikan di area terbuka.
3. Linear Low Density Polyethylene (LLDPE)
Jenis geomembran yang ketiga ini menghadirkan struktur molekul linier dengan cabang pendek. Hasilnya, lebih fleksibel dibandingkan dengan jenis HDPE. LLDPE banyak digunakan untuk proyek-proyek di lahan bergelombang.
Cara pembuatannya yakni dengan proses polimerisasi etilena yang diproduksi dengan tekanan dan suhu rendah. Dari segi ketebalan, jenis geomembran LLDPE cenderung lebih tipis dibandingkan jenis lainnya.
4. High Density Polyethylene (HDPE)
Geomembran jenis HDPE memang sangat populer untuk alas tambak udang dan garam. Oleh sebab itu, banyak yang menanyakan harga geomembran HDPE 2 mm atau ketebalan lainnya. Material satu ini mempunyai struktur molekul yang rapat.
Jangka waktu penggunaanya dapat bertahan selama bertahun-tahun karena tahan terhadap bahan kimia. Meski lebih kaku dari LLDPE, HDPE tetap dipilih karena efisiensi dan ketahanannya yang lama.
5. Polyvinyl Chloride (PVC)
Material geomembran PVC menawarkan fleksibilitas dan kemudahan instalasi. Bahannya yang berasal dari vinil klorida dan plasticizer memang dikenal lentur. Spesifikasi geomembran ini memungkinkan penyambungan yang mudah.
Namun, geomembran PVC kurang tahan terhadap paparan sinar matahari langsung. Material ini lebih pas dipakai untuk area tertutup atau terlindungi. Tidak cocok untuk instalasi di area terbuka.
6. Chlorosulfonated Polyethylene (CSPE)
Terakhir, geomembran CSPE yang terkenal dengan kualitas premiumnya. Material ini terbuat dari polietilena yang dimodifikasi dengan klorin dan sulfon. Harga geomembran per roll untuk jenis CSPE tentu lebih mahal.
Seiring berjalannya waktu, material CSPE tidak mudah rusak karena daya tahannya yang tinggi. Oleh sebab itu, banyak proyek infrastruktur besar yang memanfaatkan geomembran jenis ini.
Aplikasi dan Kelebihan Material Plastik
Sudah sejak lama, plastik geomembran diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari kebutuhan di bidang teknik sipil, pertanian, perikanan, hingga industri. Keunggulan utamanya yakni tahan terhadap air.
- Kedap air dan tahan terhadap sinar UV: cocok untuk tambak.
- Tahan terhadap bahan kimia: ideal untuk limbah industri.
- Tidak mudah sobek atau rusak: pas untuk area pertambangan.
Tips Memilih Plastik Geomembrane Sesuai Kebutuhan
Pemilihan geomembran memang tidak boleh sembarangan. Proses pemilihan yang tepat sangat mempengaruhi keberhasilan dan daya tahan proyek. Baik untuk tambak, tempat pembuangan sampah, sampai saluran irigasi.
- Tentukan jenis proyek dan fungsinya.
- Pilih jenis yang tepat.
- Pertimbangkan pula ketebalan geomembran.
- Perhatikan tekstur permukaan yang akan dilapisi.
- Pastikan bahwa geomembran yang dipilih sudah sesuai dengan standar.
Penutup
Plastik geomembrane ternyata memiliki jenis yang beragam, tidak hanya HDPE saja. Bapak/Ibu yang sedang membutuhkan geomembran berkualitas tinggi dengan harga kompetitif, sebaiknya mengunjungi laman dari PT. Plastik Karawang Flexindo.