Plastik merupakan salah satu bahan yang tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari bahan kebutuhan rumah tangga, kemasan makanan, hingga otomotif semuanya memakai plastik. Namun tahukah bahwa ada beberapa perbedaan plastik PE dan PP?
Meski sekilas terlihat sama, tapi keduanya memiliki perbedaan dan kegunaannya masing-masing. Plastik PE dan PP merupakan bahan plastik yang paling populer digunakan dalam dunia industri. Lalu, bagaimanakah detail perbedaan kedua jenis bahan tersebut? Simak berikut!
Mengenal Plastik PP dan PE
Salah satu bahan yang sering dan banyak dipakai adalah plastik PE dan PP. Meski terlihat sama, tapi keduanya memiliki banyak sekali perbedaan. Untuk lebih mudah memahami perbedaan dua bahan tersebut, kenali terlebih dahulu masing-masing jenisnya!
1. Plastik Polyethylene (PE)
Sebelum lebih lanjut mengenali perbedaan plastik PE dan PP, ketahui lebih dahulu masing-masing jenis materialnya. Jenis pertama yang akan dibahas, yakni polyethylene atau PE yang paling sering digunakan di dunia.
Plastik ini dibuat dengan proses polimerasi etilena yang membentuk plastik berwarna putih semi-transparan dan fleksibel. PE sangat tahan air, dan juga lebih murah dibandingkan dengan bahan lainnya. Kemudian, bahan ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yakni:
- Plastik Low Density Polyethylene, lebih lentur dan kerap dipakai untuk kantong kresek dan kemasan fleksibel.
- Plastik HDPE atau High Density Polyethylene yang lebih kaku, kuat, dan kerap dipakai untuk galon atua wadah deterjen.
2. Plastik Polypropylene (PP)
Bahan plastik PP terdiri dari monomer propilena, membuat jenis material ini lebih kaku, tahan panas, dan lebih jernih. Plastik ini banyak dipakai untuk kemasan makanan dan juga beberapa wadah kaku, seperti toples, tutup botol, dan wadah margarin.
Material jenis ini lebih aman dipakai untuk makanan karena bebas dari BPA, sehingga sudah pasti food safe. Tidak hanya untuk makanan, tapi PP juga dipakai untuk beberapa furniture bahkan alat-alat medis. Kemudian, bahan ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis:
- PP Copolymer memiliki sifat yang lebih lentur, dan banyak dipakai untuk produk cairan berat sampai otomotif.
- PP Homopolymer jenis murni dari bahan PP yang sifatnya lebih kaku dan kuat.
Perbedaan Polyethylene dan Polypropylene
Perbedaan plastik PE dan PP sudah bisa dilihat dari susunan polimernya. Namun, masih terdapat beberapa perbedaan yang paling mencolok antara plastik PE dengan plastik PP. Dengan ini, Anda bisa lebih paham, bahan manakah yang harus dipakai!
1. Ketahanan Pakai
Plastik polipropilena jauh lebih tahan panas dibandingkan dengan polietilen. Karena itu, plastik PP untuk makanan dinilai lebih aman dibandingkan dengan plastik PE karena ketahanannya terhadap suhu tinggi.
Selain itu, plastik PE memiliki sifat yang tahan terhadap suhu rendah, jadi lebih ideal untuk bungkus makanan beku. PP juga lebih tahan terhadap minyak dan bahan kimia dibandingkan dengan plastik PE.
2. Perbedaan Sifat Fisik dan Kimia
Kedua jenis plastik ini memang sama-sama populer, tapi perbedaan plastik PE dan PP bisa dilihat dari sifat fisik dan kimianya. Polietilen memiliki sifat fisik yang lebih lentur dan juga tahan air. Kemudian, PP jauh lebih kaku dan tahan panas daripada plastik polietilen.
Karena sifatnya yang fleksibel, plastik PE lebih mudah untuk dibentuk. Tidak heran jika material ini lebih sering dipakai untuk aksesoris, otomotif, ataupun bungkus makanan beku.
3. Pengaplikasian Bahan PE dan PP
Perbedaan plastik PE dan PP sudah jelas terlihat dari ketahanan, sifat fisik, dan juga kimia. Lalu, pengaplikasian kedua material ini sangat-sangat berbeda. Plastik PP lebih sering dijadikan bahan bungkus makanan, dan toples yang bisa dipakai berulang.
Kemudian, untuk plastik PE penggunaanya cukup umum untuk sektor otomotif, bahan medis, dan beberapa bahan kemasan sekali pakai. Baik PE ataupun PP sama-sama memiliki harga yang ekonomis.
Kapan Harus Memakai Plastik PE atau PP?
Setelah membahas tentang perbedaan plastik PE dan PP, lalu kapankah Anda harus memakai plastik PE atau PP? Ada beberapa contoh penggunaan dari kedua jenis material plastik ini, antara lain sebagai berikut!
1. Penggunaan Plastik PE
Bagi Anda yang membutuhkan produk atau wadah yang fleksibel, ringan, dan kedap air, plastik PE adalah bahan yang cocok. Kemasan ini jauh lebih tahan di suhu dingin, jadi bisa dipakai untuk kemasan sekali pakai dan frozen food.
2. Kapan Penggunaan Plastik PP?
Jika Anda mencari bahan yang memerlukan daya tahan tinggi dan sudah tahan panas, Anda harus memakai plastik PP. Banyak wadah makanan yang tahan microwave, tutup botol, kemasan produk farmasi memakai bahan ini.
Penutup
Perbedaan plastik PE dan PP terletak pada material kimia, karakteristik, dan ketahanannya. Keduanya merupakan plastik food grade, tapi PP lebih unggul untuk perlindungan dari suhu tinggi. Untuk keperluan produk plastik berkualitas, kunjungi PT. Plastik Karawang Flexindo.