Plastik mulsa adalah lembaran plastik yang berguna untuk membungkus tanah. Material ini banyak digunakan untuk keperluan pertanian dan perkebunan dengan berbagai jenis plastik mulsa. Tiap jenisnya memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Plastik PP dapat menjaga kualitas tanah dan unsur hara yang ada pada media tanam. Tiap jenisnya mempunyai keunggulan sendiri-sendiri khusus untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Ingin tahu apa saja jenisnya? Simak di bawah ini!
Jenis-Jenis dari Mulsa
Sebelum lebih lanjut membahas tentang jenis plastik mulsa, kenali lebih dahulu mulsa itu sendiri. Mulsa ini terbagi menjadi dua jenis berdasarkan jenis bahan pembuatannya, antara lain!
1. Mulsa dari Bahan Organik
Mulsa organik merupakan bahan pelindung yang terbuat dari bahan alami terbuat dari tumbuhan atau hewani. Salah satu contohnya yang kerap digunakan, yakni dedaunan kering, jerami, kompos organik, dan pupuk kandang.
Mulsa dari bahan organik ini bukan sekedar pelindung tanaman, tapi juga menjadi bahan organik yang kaya akan nutrisi. Selain itu, mulsa organik dapat membantu media tanam untuk memperbaiki struktur tanah, sehingga membuatnya makin gembur.
Penggunaan bahan organik ini tentunya sangat ramah lingkungan karena bisa terurai secara alami. Jadi, mulsa ini tidak akan mencemari lingkungan.
2. Mulsa dari Bahan Sintetik
Kemudian, mulsa anorganik ini terbuat dari bahan-bahan sintetik yang berguna untuk melindungi dan menunjang pertumbuhan tanaman. Salah satu contohnya, yakni berbagai jenis plastik mulsa yang memiliki kegunaan berbeda-beda.
Ada plastik mulsa hitam silver yang sangat umum dipakai untuk kebutuhan pertanian, sebagai pelindung sekaligus menekan adanya gulma. Plastik mulsa bening juga kerap dipakai untuk tanaman yang memerlukan banyak cahaya matahari karena bentuknya yang transparan.
Mulsa anorganik memiliki daya tahan yang cukup lama, tidak mudah terurai karena terbuat dari plastik PP. Penggunaanya sangat efektif sekali untuk menekan pertumbuhan gulma, dan menjaga kelembaban tanah.
Pentingnya Penggunaan Mulsa Plastik dalam Budidaya Tanaman
Jenis plastik mulsa ada beragam, kegunaanya bisa berbeda-beda, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan budidaya. Menggunakan plastik mulsa sangat penting dalam menunjang keberhasilan Anda dalam membudidaya tanaman.
Lembaran plastik PP ini dapat melindungi tanah dari erosi akibat hujan atau angin. Dan, mampu membantu menjaga kelembaban tanah, mengurangi tumbuhnya tanaman liar, dan terhindar dari serangan hama.
Oleh karena itu, plastik mulsa sangat penting dalam mencegah dan memecahkan permasalahan dalam pertanian. Penggunaanya banyak menolong para petani dalam menekan biaya dan menaikkan hasil panen yang berkualitas.
Cara Memilih Plastik Mulsa yang Tepat
Fungsi mulsa tidak akan bisa Anda rasakan apabila asal dalam memilihnya. Penggunaan mulsa plastik harus diperhatikan kualitas bahan, ukuran, dan kebutuhan tanaman. Karena mulsa berfungsi sebagai pelindung, karena itu Anda harus mengenali beberapa ciri utama mulsa yang bagus!
1. Bahannya yang Kuat dan Tidak Mudah Robek
Karena jenis plastik mulsa cukup beragam, pilihlah bahan ukuran plastik yang lebih tebal tapi tetap lentur. Biasanya mulsa yang kaku kurang fleksibel dan sangat mudah robek ketika proses pemasangan. Mulsa plastik yang baik bisa meregang saat ditarik dan tanpa robek sama sekali.
Dengan begitu, pemasangan jauh lebih cepat, tidak mudah rusak saat diinjak ataupun terkena angin kencang. Anda tidak perlu menambalnya di tengah-tengah musim, sehingga lebih menghemat biaya serta tenaga kerja.
2. Pemilihan Warna Mulsa Plastik
Plastik mulsa ada yang berwarna perak, hitam, dan dua lapis berwarna hitam-perak. Warna tersebut bukan sekedar estetika, tapi memiliki fungsi untuk membantu media tanam mendapatkan sinar matahari. Dan, tiap warnanya memiliki kegunaan yang berbeda-beda.
Lapisan plastik warna silver berguna untuk memantulkan cahaya matahari, cocok untuk tanaman yang sensitif terhadap panas. Kemudian, lapisan hitam lebih bisa menyerap cahaya, dan tidak mudah tembus cahaya membuat gulma tidak bisa tumbuh.
Untuk kombinasi warna hitam dan silver mampu membantu untuk menjaga suhu tanah agar akar tanaman tidak mengalami stress. Ada juga plastik mulsa bening, cocok untuk tanaman yang memerlukan sinar matahari lebih banyak.
3. Pilih Permukaan yang Halus dan Rata
Ciri penting lainnya yang harus diperhatikan, yakni permukaan plastik yang lebih halus dan rata. Mulsa dengan bahan plastik yang berkualitas tanpa bahan campuran ini lebih tahan lama, tidak mudah robek, dan mampu memberi perlindungan dari sinar UV.
Jenis plastik mulsa terbuat dari bahan plastik daur ulang biasanya memiliki bintik-bintik atau lubang kecil yang terlihat tidak rata. Umumnya plastik ini hanya akan bertahan kuat di awal saja, tapi belum sampai musim panen sudah hancur, jadi perlu ditambal sulam.
Penutup
Ada tiga jenis plastik mulsa yakni dua lapis warna hitam perak, satu lapis warna perak, dan plastik mulsa bening. Tiap jenisnya memberikan fungsi yang berbeda-beda. Karena itu, jangan asal pilih plastik mulsa, pastikan bahannya berkualitas dan membelinya dari PT. Plastik Karawang.