Pernahkah Anda bertanya-tanya tentang biji plastik murni terbuat dari apa? Hal ini wajar, mengingat eksistensi plastik sangat dekat dengan aktivitas harian. Terutama jika Anda memiliki bisnis atau usaha yang memerlukan plastik secara rutin di hampir setiap hari.
Mengetahui proses pembuatan biji plastik dan bahan bakunya itu sangat penting agar Anda memahami pergerakan harga plastik. Jika harga bahan bakunya naik, maka secara otomatis harga biji plastik akan naik. Pun begitu sebaliknya saat harga bahan baku turun.
Mengenal Biji Plastik dengan Lebih Dekat
Sebelum mencari tahu biji plastik murni terbuat dari apa, pertama-tama Anda harus tahu dulu biji plastik namanya apa. Pada industri plastik, Anda akan mengenalnya dengan nama resin plastik. Beberapa orang juga menyebutnya sebagai pelet plastik (plastic pellet).
Fakta uniknya, produsen biji plastik di Indonesia masih belum banyak, sehingga masih banyak yang mengandalkan impor. Beberapa dari Anda mungkin sudah tahu biji plastik impor dari mana, seperti China, Korea Selatan, Arab Saudi, dan beberapa negara lain.
Biji Plastik Murni Terbuat dari Apa?
Lalu kira-kira, tahukah Anda biji plastik murni terbuat dari apa? Secara garis besar, ada beberapa bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat biji plastik murni. Semua bahan baku tersebut akan Anda temukan di bawah ini!
1. Minyak Bumi
Jika Anda bertanya-tanya plastik terbuat dari apa, untuk biji plastik murni biasanya terbuat dari minyak bumi. Jadi eksistensi minyak bumi tidak hanya berguna untuk bahan bakar saja. Anda juga bisa menyulap bahan baku ini menjadi berbagai produk lain seperti plastik.
Nantinya, minyak bumi akan melalui proses penyulingan untuk mengambil beberapa komponennya. Jadi memang tidak semua komponen pada minyak bumi akan dimanfaatkan untuk membuat biji plastik. Pada umumnya hanya komponen bernama naphtha.
2. Gas Alam
Selain dari minyak bumi, kira-kira biji plastik murni terbuat dari apa? Ternyata, Anda juga membutuhkan gas alam untuk membuatnya. Nantinya, gas akan melalui proses pemanasan dalam suhu tinggi untuk memisahkan dan merekahkan beberapa komponennya.
3. Pati Jagung
Sayangnya, karena minyak bumi adalah energi fosil yang tidak bisa diperbaharui, hanya tinggal menunggu waktu sampai biji plastik langka. Hal ini juga sempat terjadi saat Selat Hormuz ditutup, yang memicu hambatan pada distribusi minyak bumi ke berbagai negara.
Untungnya, kini sudah ada inovasi untuk membuat plastik dari bahan terbarukan, misalnya seperti pati jagung. Selain lebih murah, bahan ini juga lebih ramah pada lingkungan. Anda akan mengenal hasil produksinya sebagai bioplastik, jadi bukan yang konvensional.
4. Pati Singkong
Selain pati jagung, beberapa biji plastik yang ramah lingkungan untuk membuat bioplastik adalah pati singkong. Bahan ini bisa jadi alternatif pengganti bahan plastik yang tidak bisa diperbaharui seperti gas alam dan minyak bumi. Kualitasnya pun tidak kalah baik.
Proses Pembuatan Plastik
Setelah tahu biji plastik murni terbuat dari apa, kini saatnya untuk mengintip cara pembuatannya. Secara garis besar hanya ada tiga tahapan yang perlu Anda lakukan untuk mengubah bahan baku menjadi biji plastik murni, seperti pada penjelasan di bawah ini!
1. Penyulingan
Seperti pada penjelasan di atas, bahan baku plastik akan melalui proses penyulingan terlebih dulu untuk mendapatkan beberapa komponen yang dibutuhkan. Salah satu jenis komponen yang paling penting adalah naphtha, cairan hidrokarbon hasil dari penyulingan.
2. Pemecahan Molekul
Setelah berhasil mendapatkan naphtha, proses pembuatan biji plastik tidak akan berhenti begitu saja. Pasalnya, komponen naphtha masih terlalu kompleks. Jadi Anda perlu melakukan pemecahan molekul dulu agar mendapatkan molekul yang lebih sederhana.
Nama molekul yang lebih sederhana dari naphtha adalah monomer. Bentuknya sangat kecil dan sederhana. Nantinya, monomer bisa bergabung dengan monomer lain untuk mendapatkan molekul yang lebih besar dan lebih kompleks bernama polimer.
3. Polimerisasi
Untuk menyatukan beberapa monomer menjadi polimer, bahan tersebut akan melalui tahapan polimerisasi. Pada tahapan ini, beberapa monomer akan digabungkan melalui ikatan rantai yang panjang dan kuat. Bentuk rantai tersebut bisa sangat variatif.
Karena itu, ada beberapa jenis biji plastik yang bisa Anda temukan di pasaran, dari mulai Polypropylene (PP), Polyethylene (PE), Polyethylene Terephthalate (PET), dan Polyvinyl Chloride (PVC). Semuanya punya karakteristik dan ciri khas yang unik.
4. Daur Ulang
Selain menggunakan bahan baku yang lebih ramah lingkungan seperti pati jagung dan singkong, Anda juga bisa mendaur ulang plastik untuk lingkungan yang lebih baik. Contohnya seperti PP dan PET yang bisa Anda lelehkan untuk membentuk biji plastik baru.
Penutup
Setelah tahu biji plastik murni terbuat dari apa, yaitu minyak bumi dan gas alam, Anda bisa memprediksi harganya jika naik atau turun. Jika butuh plastik berkualitas terbaik dalam jumlah banyak dan harga yang terjangkau, bisa hubungi PT. Plastik Karawang Flexindo!